UPI Luncurkan Migrant Center: Dukungan Nyata untuk Pahlawan Devisa Indonesia

UPI Luncurkan Migrant Center: Dukungan Nyata untuk Pahlawan Devisa Indonesia

UPI meresmikan Migrant Center untuk mendukung pekerja migran Indonesia.

Bandung, 28 Agustus 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi membuka Migrat Center, sebuah wadah inovatif untuk mendukung pekerja migran Indonesia melalui layanan, penelitian, pelatihan, advokasi, dan pemberdayaan. Peresmian berlangsung meriah di Gedung Gymnasium UPI, bertepatan dengan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKA-KU) untuk mahasiswa baru.

Acara ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, S.Psi., M.Si. Hadir pula sejumlah pejabat kementerian, perwakilan pemerintah daerah, dan mitra strategis dari berbagai lembaga.

Dalam sambutannya, Prof. Didi menegaskan bahwa Migrant Center bukan sekadar simbol, melainkan jawaban atas kebutuhan nyata pekerja migran Indonesia. “Mereka adalah pahlawan devisa yang menjadi wajah bangsa di mata dunia. Namun, tantangan seperti perlindungan hukum, peningkatan keterampilan, kesehatan mental, hingga reintegrasi sosial-ekonomi masih nyata. Migrant Center hadir untuk memberikan solusi,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia menambahkan, melalui tridarma perguruan tinggi, UPI berkomitmen membangun sistem pendampingan yang kuat bagi pekerja migran. “Migrant Center ini milik seluruh bangsa. Mari kita wujudkan sebagai rumah bersama untuk mendukung pekerja migran,” tegas Prof. Didi.



Migrant Center UPI dirancang sebagai pusat kolaborasi terbuka, dilengkapi enam ruang pelatihan, ruang pertemuan, dan berbagai layanan pengembangan yang dibuat bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Ke depannya, layanan ini juga akan bisa diakses melalui situs resmi yang sedang disiapkan.

Peresmian turut dihadiri tokoh penting, seperti Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Dwi Setiawan Susanto, S.E., M.Si., Ak., Staf Khusus Menteri Bidang Manajemen Media dan Komunikasi Strategis, Iddion Moksa Tua Hutasoit, S.IP., serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Drs. Hengky Pramono, M.Si.

Dengan kehadiran Migrant Center, UPI menunjukkan dedikasinya pada isu sosial dan kemanusiaan, sekaligus memberikan kontribusi nyata untuk melindungi dan memberdayakan pekerja migran Indonesia di panggung global.